Showing posts with label Stupidity. Show all posts
Showing posts with label Stupidity. Show all posts

August 04, 2008

::LEMBUR::

Seperti yang sudah-sudah, kalau lagi liburan kuliah pastilah saya akan terseret gerakan lembur di kantor saya. Gerakan lembur ini sudah begitu menyatu dengan "Coorporate Culture" perusahaan tempat saya bekerja.

Gak lembur artinya lo gada kerjaan.
Pulang tenggo berarti tidak setia kawan (meninggalkan kawan lo BEKERJA sementara lo asik entah ngapain..kuliah??!)

Nah, malam ini seperti biasa, dikala team lain udah pada ngabur entah kemana, kami se-team masih asyik berkutat di depan komputer dan:
  • membiarkan mata kami rusak akibat radiasi monitor yang sudah tak layak pakai (karena emisinya besar cuy! marilah beralih ke LCD atau laptop gitu..)
  • membiarkan postur tubuh kami rusak karena kebanyakan duduk
  • dan membiarkan kulit kami rusak karena kebanyakan di ruangan ber-AC....

Saat itu saya lagi berpikir keras mengingat-ngingat terjemahan dari bahasa inggrisnya "pembuluh darah".

ARGH.

Malas cari di kamus.net
Malas bertanya ama yang ahlinya boso inggris (masa pembuluh darah aja gak tau??)
Intinya sih..
MALAS bertanya sesat dijalan..

tapi akhirnya sertamerta saya bertanya pada kawan sebrang kubikel saya..
"Woy, pembuluh darah bahasa inggrisnya apa yaa??"

"Hm...pigeon"

"Hah?...Pigeon...?"

"iya, kalo gak salah sama khan sama burung merpati?"

"what??"

"Burung dara khan??"

"!$%#^&*??!!"

July 16, 2008

Narsisme ala Saya dan Wesley

Kemarin sore saya dan temen-temen kantor ber-13-an nonton film Wanted di 21 Plaza Semanggi. Film ini jelas bukan tipe film saya sang sok-penikmat-film-independent-nan-absurd-tapi-sering-lemot-gak-nangkep-inti-film-ha-ha. Namun demi membayangkan sosok James McAvoy (Penelope, Atonement, Becoming Jane) dan Angelina Jolie (my dearest fav holy-celeb) + di traktir + nonton rame-rame pastilah tidak akan saya lewatkan kesempatan nomat di selasa sore yang mumpung gada kuliah itu..huyy!

Nah..taappii...saat ini saya gak ada maksud membahas atau mereview apalagi meng-apresiasi film ini. Yang mau saya sharing adalah kebiasaan si Wesley Gibson (McAvoy), sang tokoh utama yang culun gak karuan, meng-googling namanya "Wesley Gibson" dan selalu tertera "did not match any documents"...hehehe. Pas dia melakukan itu, Rati berkomentar "Narsis banget nih orang, wahahha!", sementara saya ikutan cengengesan sambilan bilang "Booo, gue sering banget ngelakuin itu kalo gada kerjaan dan lagi pengen mengetahui eksistensi diriiiii!,hihihi.

Hee..itu doang sih yang mau gue share! hahaha. Sumprit deh, lo cari nama lo...lo cari nama temen lo..nama "musuh" lo..nama orang yang membuat lo iri....nama bonyok lo....dll....googling dah sono..! Nah, dari situ keliatan deh! Ada beberapa prestasi lo atau orang yang lo cari yang tadinya lo gak tau, dan kemungkinan besar dampaknya adalah: Lo makin merasa iri sama orang lain sekaligus terpacu untuk ikutan menuai prestasi (baca: gak mau kalah!)...! HAH! gak penting khan?

Tapi asik lho! Plus, manfaatnya..misalkan saya googling nama temen-temen sekelas saya di ManKom, truss tadinya saya gak tau siapa itu Andini Effendi..ternyata dia finalis wajah femina lah, reporter Metro TV lah, ini lah-itu lah...Jadinya pas ketemu dia saya jadi bisa ada bahan obrolan. Sok kenal gitu dee...;D

Coba, sebagai langkah awal, ketik "Puti Ceniza" atau "Puti Ceniza Sapphira" di web page atau page in Indonesia...

NNAHHHhhh...gimana? gimana? bandingin ama nama lo...HAHAHAH.

Aduh sumpahh..postingan gak penting!!!

Well eeniiwweeyy, kembali ke Wanted, film ini layak ditonton bagi kalian yang semasa jaman SD suka baca Kung Fu Boy dan suka film kekerasan. Soalnya rada sadis niihh...seperti menonton Matrix + Rambo + Mr and Mrs. Smith. Ada kerasnya, ada dodolnya, ada lebaiiinya....ada bikin gondoknya. Salah satu quote film ini yang bikin saya cintaaa banget adalah bagian last linesnya:

Wesley: What the fuck have you done lately?

Sederhana, tapi maknanya dalem pisan..bagi yang udah nonton pasti ngerti what am talking here :) Siawer bangets!

July 01, 2008

Christiano Ronaldo

Senin, 30.06.08

Pukul 00: 15 WIB

Demam Liga Euro 2008 udah memasuki menit-menit terakhirnya. Namun saya belum juga menyempatkan diri untuk menonton barang satuuuu aja pertandingan! Gak penting juga sih, dengan nonton dan tidak nontonnya saya pastinya gak akan berpengaruh apa-apa pada hasil pertandingan..(yaiyalaahhhh...masa yaiyadoong! *hoho, korban trend lah-dong*). Esensi pertandingan sebenernya terletak pada posisi saya di masyarakat, saya senang memposisikan diri saya sebagai satu bagian keciiiiil dari masyarakat. Dan saat masyarakat dunia (baca: masy Indonesia dan Eropa) sedang heboh dengan liga euro dan happy dengan itu (bahkan waktu survey ke daerah terpencil sekalipun, mereka hiburannya yaaa..bola ini!), maka saya merasa saya harus ikutan mengambil sedikit saja rasa happy itu dengan nonton atau partisipasilah. Kalo saya ada di Swiss atau Austria pastinya saya akan ikut nonton doong...kalaupun terlalu mahal untuk masuk ke stadion, saya dengan senang hati menonton di pinggir jalan atau "Fan Zone" melalui big screen dan berbaur dengan orang-orang lain ...saya senang teriak-teriak heboh dan kemudian menimbulkan rasa bahagia tak terkira dalam jiwa. Kalau meminjam istilah Heidy sih, mencapai “orgasme” dalam kehebohan itu. Hee, gimana Dy rasanya? Oh pasti sungguh tak bisa digambarkan dengan kata-kata yah...HAHA.

Maka dengan niatan itu, malam ini, eh pagi dini hari ini..saya kukuhkan niatan untuk menonton pertandingan final Germany vs Spanyol! Dari kedua team, pastilah saya memihak Jerman. Alasan pertama, karena calon suami saya tinggal di negara itu (alasan dodol) dan alasan kedua, karena saya tau beberapa pemain dari timnas Jerman...seperti Michael Ballack, lalu...ehmm....emm.............err...gak tau lagi deng siapa! Ahahahah *plak plakk!*
Ahh peduli amat saya gak tau siapa pemainnya..pokoknya saya MAU NONTON! Datsit!

Pukul 00:45 WIB
.....zzzz....zzzzz....... ..grookk,...grookk.....(ceritanya ngorok, ahehe)

Pukul 05:00 WIB
Membuka mata dengan lebar-lebar dan sedikit panik. Menemukan jam sudah menunjukan pukul 5.....artinya: SAYA GAK NONTON BOLA! Urghh...dodolll. Tanpa pikir panjang, saya menelpon Ara. Mundur 5 jam, sekarang masih jam 12 malam waktu Jerman, pastilah Ara masih bangun untuk sholat Isya (katanya sih kalau Summer, sholat isya sekitaran jam 12 atau 1 pagi gitu). Saya menebak, kalau Ara memberikan suara “Hai Ciiinnn..!” terbaiknya, maka Jerman pasti menang. Tapi kalau suaranya datar, berarti kalah.

Dan yang saya dapati adalah sapaan “Halo...?” datarnya Ara yang gak biasa-biasanya. Yahhh..pasti kalah nehhh ujar saya dalam hati.

C: “Halo ciinnn, gimana gimana...aku ketiduran nihhh! Yang menang Jerman atau Spanyol??” sebagai orang yang baru bangun tidur, jujur aja saya amazed dengan suara saya yang gada loyo-loyo ala biasa bangun tidur.

Ara kembali menjawab dengan datar tapi ada sedikit nada kecewa,
A: “Jerman kalah dong Cin...!”
C: “wahh..wahhh..berapa berapa?”
A: “satu kosong..”
C: “Waaa..seru-seru!” ujar saya masih sok asik dan sok ngerti. ‘trus, trus, yang nge-golin siapa cin? “
A: “...” (ada delay waktu sepersekian detik), dan dasar saya gak sabaran, saya langsung menjawab sendiri pertanyaan saya.
C: “Christiano Ronaldo yah??” saya masih pede dan yakin saat menyebutkan nama pemain yang baru aja saya baca di Koran Tempo hari Minggu bahwa doi adalah pemain terseksi di Liga Euro 2008 ini.
A: ‘Yampun cinnn....ini Spanyol..itu mah Portugal atuhh...!”, dari suara Ara terdengar sedikit keki bercampur pengen cela dan kasian ama saya.
C: “WAHAHAHAH........”, saya tertawa terbahak-bahak dan keras banget dengan maksud menyembunyikan betapa MALUnya saya.. wiiii..SOTOY banget banget deh! Hihihihi. Ah, gapapa deh..setidaknya saya ada usaha pendekatan mau tau hobinya Ara. Hehe. Salah biasa khan? Namanya juga belajar....*ngeles mode on* ;D

June 25, 2008

Dresscode

Rasa-rasanya gue pengen nampar nih blog kalau saat ini wujudnya berupa manusia! WakkkkZ!! Lagi-lagi untuk kedua kalinya tulisan gue ilanggggg...padahal udah di save..bentar bentar save now! tapi gak ngaruuhhh....tetep aja dia autosaved disaat yang tidak tepat..!

Ugh.

Ah, cerita singkat saja. Padahal tadi udah lengkap banget berikut percakapan detail..! huhuhu.

Hmm, Jadi begini. Barusan banget, tadi malam jam 22 gue dan Ardha (adek gue) pergi ke Blowfish...niatannya adalah memenuhi "undangan" Area dan Juice via Facebook yang lagi ngadain acara nonton bola bareng...sambilan dihibur oleh band-band. Band-bandnya gue gak tau siapa sih, yang pasti gue dateng karena ada Sore ze Band. Berhubung gratis dan venuenya gak jauh (cuman sepelemparan batu dari kantor eke), gue memenuhi undangan tersebut. Itung-itung nonton Jerman vs Turki bakalan seru juga nih secara rame-rame!!

Namun ternyataaaa..nasib berkata lain. Dari awal feeling gue udah rada gak enak...soalnya sepengetahuan gue, blowfish itu tempat dugem semacam Dragonfly dan sejenisnya. Tapi ada yang bilang itu Longue, jadi gue gak perlu merasa risih dengan jilbab gue. Gue udah trauma kalau ke bar bar gitu....yang jelas gue gak nyamanlah.

Sesampainya di blowfish dan disambut Mbak-mbak Area, gue dan Ardha pun melenggang ke dalam. Sayangnya baru 2 langkah, sesosok pria legam menghalangi jalan kami. Badannya gak tinggi dan besar, membuat gue harus berfikir 3 detik sampai akhirnya gue berkesimpulan dia ini security guard dan berniat memeriksa tas gue. Tapii...alih-alih memeriksa tas, dia mengatakan sesuatu yang membuat gue dan Ardha serta si Mbak Area berkernyit dan melongok....Dan kejadian ini berlangung sangat cepat sebelum gue diberi kesempatan untuk emosi.

”Mbak gak bisa masuk karena dresscode Mbak”, kata SG dengan kalem

Gue: ”Hah?”....gue langsung paham yang dia maksud dresscode pastilah jilbab gue, masak iya baju kerja gue??

Gue: ”Kenapa mas? Ini khan acaranya bukan acara dugem...nonton band dan bola kok!” , gue ngomong dengan kalem dan sambil ketawa miris.

SG: Gak bisa Mbak, peraturannya emang gitu dari manajemen.

Setelah itu gue melirik ke Mbak Area yang hanya bisa memberikan sinyal ”minta maaf ” sambil menyatukan kedua telapak tangannya dan mengangguk2an kepala....Mbak Area yang mukanya mirip sama Ami Zein itu mengatakan bahwa dia gak tau sama sekali kalau ada peraturan seperti itu.

Gue malas berkonflik. Dan Ardha pun sempet yang membela gue...gue yakin Ardha pasti sedikit banyak kecewa, apalagi dia jauh-jauh jemput gue dari Pulomas ke Salemba trus ke Gatsu (blowfish ini di Menara Mulia).

Merasa didiskriminasi dan kesel dengan istilah ”dresscode”, gue bilang ke tuh SG: ”Gini ya Mas, FYI ini bukan dresscode...! Ini jilbab”. Lantas gue melengos pergi tapi tetep cool...karena ada temen gue yang kebetulan lewat. Temen SMP/SMU yang lumayan deket. Gue langsung curhat insiden yang baru gue alami. Dan dia sendiri cuman bisa ngakak, gue pun ngakak dan meng-tidak-habis-pikiri sikap manajemen blowfish terhadap diskriminasi ini. Gue bilang ke Yudhi (nama temen gue itu) dan Ardha bahwa ini bukan kali pertama gue diginiin, waktu di Parc (tempat nge-gig yang udah bubar) gue bahkan semept dicemooh oleh SG Parc: ”Gak bawa Al-Qur’an khan Mbak?” pada saat sang SG memeriksa tas gue. Saat itu gue cuman bisa berdesis pelan ”Shit....”.

Yang jelas, gue tau sih. Ini salah gue emang, harusnya jam 22 wanita baik-baik pastilah pulang ke rumah. Tapi gue cuman pengen menikmati musik yang dalam hal ini universal language. Apalagi musik SORE ini jauh dari kesan dugem. Dan gue melihat, segmen undangan ini gak memandang dari sisi ”drescode” atau whatsofrigginever lah....kecuali kalo gue ke daerah Kota sono..baru deh gue rela diusir. LAH INI???? Wong ”Kitchen and Bar” dengan konsep longue....

Ini masih negara gue. Negara yang memiliki populasi Muslim terbesar di dunia. Gimana kalo gue di luar negeri??

Apa ini ada hubungannya ama kelakuannya FPI? Atau emang branding blowfish gak mau ada embel-embel entitas agama? Kalau seandainya seorang pendeta atau monk dengan baju funky mau masuk,,,apakah akan diusir pula?

Crap...

June 23, 2008

Siall!!!

Bete bangettt! BARUSAN udah nulis PANJANG-PANJANG trus ilangg dooongg!!
Siaalll..salah pencet!
Urgh!