Jum'at malam kemarin saya melakukannya. Entah pengaruh PMS, tapi hari itu saya luar biasa sensitif. Sampai-sampai saya ngambek ke AyBun dan memisahkan diri dari gerombolan keluarga besar saya, dan memutuskan untuk nonton bioskop sendirian... Nonton sendiri mah biasa, yang gak biasa adalah saya menonton film yang melihat cover filmnya aja saya udah malas menontonnya. Saya tidak suka film bodoh, saya tidak suka cewek blonde berparas barbie, dan..hmm look at this girl.., dia ditaro di cover, muka bodoh, dan jelas...film ini ecek-ecek dan gak mutu. Bah!!

Demi stretching akhirnya saya rela merogoh 50ribu untuk nonton film "The House of Bunny". Di dalamnya cuman ada saya dan 4 orang lainnya. Gak jauh berbeda dengan suasana ketika saya nonton (sendiri juga): "Skandal Cinta Babi Ngepet" (yang saya nominasikan sebagai film terburuk sepanjang sejarah bangsa Indonesia).
Surprise, surprise! ternyata filmnya menyenangkan sekali. Hehhe. Semacam, apa ya...segenre deh sama filmnya Reese Whiterspoon, aduh lupa pula judulnya, ya itu deh yang tadinya cewe dodol jadi cewe yang hebring. Standar sih, tapi sukaa. Haha. Anna Faris bermain standar seperti disemua film yang dilakoninya. Didukung oleh kehadiran Mas Colin Hanks yang oh-so-geeky-but-cute-guy, Katharine McPhee, dan Rumer Willis yang cihuy berat (walau aktingnya biasa aja sih) film ini membuat saya muda kembali (back to 'She's all that", "10 things I hate about you" era)
Jadilah malam itu saya mengakhiri stretching saya dengan bahagia :) -Walau di jalan saya sempet marah2 lagi ke supir blue bird, dan serta merta memberhentikan taksi yang baru berjalan 10 meteran, saking betenya!Duhh...PMS..PMS...eheuhue-
No comments:
Post a Comment